Belasan Tahun Mengabdi Jadi Guru Olaraga, Hanya Mendapat Gaji 600 Perbulan

Terpercayanews – Kesejahteraan guru menjadi impian besar agar selalu bisa ditingkatkan. Selama ini, peran para guru honorer untuk memajukan pendidikan sudah cukup besar. Meski demikian, kesejahteraan yang dirasakakan belum begitu maksimal.

Seperti yang dirasakan salah satu guru honorer di salah satu Sekolah Dasar Negeri Kota Bengkulu yang tidak ingin disebutkan namanya, ia bercerita bahwa hampir 12 tahun mengabdi menjadi pengajar guru honorer, namun ia hanya mendapatkan gaji hanya dibawah satu juta rupiah perbulan dari pihak sekolah.

“Saya sudah lama mengabdi di sekolah menjadi guru pengajar honorer, hampir 12 tahun, tapi hanya mendapatkan gaji 600 ribu perbulan yang saya terima,” ucapnya, Sabtu (19/09/20).

Sedih lagi, ketika ia mengajukan masukan ini kepada kepala sekolah tempat ia mengajar, terkait peraturan baru Kemendikbud yang mengatur teknis dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos), alokasi dana Bos untuk gaji honorer sebesar 50 persen, namun tidak mendapatkan solusi yang bagus.

“Berbagai macam alasan ketika itu kita ajukan kepada Kepala sekolah, padahal jelas dana Bos sudah diatur dalam peraturan Menteri Pendidikan yaitu 50 persen buat gaji honorer,” katanya

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Malah belum lama peraturan itu keluar, Kepala sekolah memasukan guru honorer baru sebanyak lima orang,” ujarnya.

Dalam persoalan ini, ia berharap bersama teman-teman tenaga honorer non K usia 35 tahun keatas (GTKHNK 35+) dan masa kerja diatas 10 tahun SD dan SMP se Kota Bengkulu dapat menyampaikan ini langsung kepada Walikota Bengkulu.

“Kami berharap ini bisa kami sampaikan langsung kepada Walikota Bengkulu Helmi Hasan, sebab beberapa kali kita sampaikan persoalan kami kepada kepala sekolah tidak mendapatkan solusi yang baik,” harapnya. (eef)

Pos terkait