Bengkulu Termiskin Di Sumatera, Kota Bengkulu Disalahkan

Foto : Harius Saputra

Terpercayanews – Kota Bengkulu dikatakan sebagai salah satu penyumbang angka kemiskinan setelah BPS mencatat Propinsi Bengkulu sebagai Propinsi termiskin di Sumatera, sebelumnya Propinsi Bengkulu menjadi runer up termiskin ditahun 2019 .

Dampak dari pemberitaan tersebut kemudian muncul spanduk bertuliskan SELAMAT DATANG DI PROPINSI TERMISKIN SE SUMATERA, menyikapi bahwa Kota Bengkulu merupakan salah satu penyumbang bagi Kemiskinan di Propinsi Bengkulu.

Harius Saputra Dosen ilmu administrasi publik Universitas Dehasen Bengkulu diminta komentarnya, menyatakan perlu kita evaluasi bersama, dan harus berbasiskan data.

“Perlu saya sampaikan bahwasanya APBD Kota Bengkulu berorientasikan kepada kepentingan rakyat, program – program pembangunan banyak diperuntukan bagi masyarakat miskin atau mengurangi angka kemiskinan di Kota Bengkulu, diantaranya adalah Program Samisake (satu milyar satu kelurahan) program ini memberikan bantuan permodalan kepada masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan dan meningkatkan kemampuan usaha – usaha mikro masyarakat,” jelas Harius.

“Kemudian ada juga program Ambulan Gratis, program ini bentuk intervensi Pemerintah Kota Bengkulu dalam memberikan pelayanan kepada warga Kota Bengkulu dan untuk memastikan jangan sampai ada orang sakit atau orang meninggal tidak dapat menggunakan jasa ambulance dikarenakan tidak mampu membayar,”. ujarnya

Selanjutnya Program PDAM gratis selama setahun bagi masyarakat yang tidak mampu. Dan Seribu jalan mulus, dalam rangka membangun aksesibilitas lalu lintas masyarakat sehingga menjamin kelancaran berusaha masyarakat dll.

“Dilihat dari data BPS terjadi tren penurunan masyarakat miskin di Kota Bengkulu dikarenakan APBD nya diperuntukan bagi program – program pengentasan kemiskinan. Jadi jangan saling salahkan mari saling evaluasi, saling introspeksi dan masing – masing wilayah kedepannya harus mengedepankan APBD nya dalam rangka menekan angka kemiskinan,” demikian Harius.

Pos terkait