Bukan Guru, Ketua PGRI Pasti Diganti

  • Whatsapp

Terpercayanews – Ketua PGRI Kota Bengkulu Heri Suryadi kembali berulah di Dunia Pendidikan di kota Bengkulu dengan mengatakan wali murid tidak lagi butuh seragam dari pemerintah Kota Bengkulu. Sebelumnya, ketua PGRI ini mempersoalkan pemotongan penghasilan Guru dan THR untuk zakat dan ajakan Demo yang sempat disampaikan Ketua PGRI itu tidak direspon oleh tenaga pengajar di Kota Bengkulu .

Sekretaris Dinas Pendidikan Nasional Kota Bengkulu Novri Walihan statmen dan pernyataan yang sengaja menyesatkan untuk mengacaukan suasana pendidikan di Kota Bengkulu memang disengaja dilakukan pihak-pihak yang tidak mampu berbuat baik untuk masyarakat. Apalagi saat ini tahun Politik dan banyak sekali kepentingan barisan sakit hati yang tidak suka dengan kinerja pemda kota Bengkulu.

“Saya kasihan banyak sekali statmen- statmen yang menyesatkan seolah-olah pemerintah Kota tidak mampu berbuat untuk dunia Pendidikan. Ya itu pernyataan di media sosial hingga ada orang-orang yang seharusnya memiliki pemikiran cerdas tapi sepertinya tidak mampu menggunakan pikiran itu dengan sehat. Kami Dinas Pendidikan Nasional Kota Bengkulu ingin semua masyarakat dapat terbantu dan mengurangi beban untuk membeli seragam Sekolah,” tegas Novri Walihan

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Bengkulu Rosmayetti mengatakan penganggaran untuk pembelian baju untuk siswa Sekolah Dasar di Kota Bengkulu sudah dimasukan ke dalam anggaran pendapatan, dan belanja daerah perubahan. Dana tersebut berasal dari hadiah juara pertama daerah New Normal dari Kementerian Dalam Negeri .

“Dana sudah ada dan menunggu APBD P ketok Palu. Jadi dari seluruh keterangan Kepala Sekolah mengatakan wali murid yang anaknya Sekolah di Kota Bengkulu mengharapkan seragam Sekolah dari pemerintah Kota Bengkulu,” jelas Rosmayetti .

Seedangkan Ketua MKKS Musyawarah kerja Kepala Sekolah Sekota Bengkulu Idiarman mengatakan semua wali murid menunggu pembagian seragam Sekolah dari Pemerintah Kota Bengkulu.

“Semua masih menunggu pembagian seragam Gratis dari pemda Kota Bengkulu apalagi masa pandemi ini banyak masyarakat yang sulit mencukupi kebutuhan,” jelasnya.

Lanjutnya “ketua PGRI itu pasti diganti hanya saja menunggu waktu saja apalagi ketua saat ini bukan lagi tercatat sebagai guru di Kota Bengkulu,” tambah Idiarman. (Eef)

Pos terkait