Jevi : Pengelolaan TWA Diduga Langgar UU

  • Whatsapp
Foto: Jevi Aktivis Gemawasbi

Terpercayanews – Adanya aktivitas pada Kawasan TWA Pantai Panjang Kota Bengkulu yang kabarnya dilaksanakan oleh PT. Noor Alif Bencoolen diduga langgar Undang-Undang. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) mengecam kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung, dikarenakan ditemukan beberapa kejanggalan pada pengelolaan TWA tersebut.

Direktur LSM Gemawasbi Jevi Sartika menegaskan akan melaporkan beberapa kejanggalan yang diduga melanggar undang-undang pada pengelolaan TWA Pantai Panjang Kota Bengkulu tersebut.

“Adanya laporan masyarakat atas penebangan pohon Cemara yang sudah bertahun-tahun berada di Kawasan Pantai Panjang tersebut. Atas dasar laporan masyarakat, kami langsung investigasi untuk melihat apa benar pohon-pohon Cemara banyak yang ditebang,” ungkap Jevi Sartika.

Menurut Jevi Sartika, pengelolaan kawasan TWA harus sesuai undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi SDA dan Ekosistemnya biasanya diserahkan kepada Pemerintah Daerah setempat dalam melindungi keanekaragam flora dan fauna beserta ekosistemnya, dimana pengelolan tersebut dilakukan dengan manajemen yang terencana dan disusun berdasarkan aspek ekologis, teknis, ekonomis dan pendekatan sosial budaya.

“Kami akan melakukan langkah-langkah hukum guna menyikapi aktivitas di TWA tersebut, termasuk investigasi ke lapangan, mempelajari dokumen dan hal-hal yang diperlukan pada proses penerbitan berbagai izin pengelolaan tersebut, jika ditemukan ada pelanggaran maka kami akan melaporkan ke pihak aparat hukum,”. tutup Jevi (Eef)

Pos terkait