Masyarakat Minta Direktur PDAM Mundur

  • Whatsapp

Terpercayanews – Memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 ke-75 tahun, Kemerdekaan ini tidak semua dirasakan oleh masyarakat kota Bengkulu. Pasalnya sudah hampir sepekan ini masyarakat tidak mendapatkan air dari saluran PDAM. Hal ini menimbulkan kekecewaan dari masyarakat terhadap pelayanan PDAM. Sebelumnya, masyarakat Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung merasakan kekeceawaan ini. Pasalnya pihak PDAM menggunakan mobil tangki mereka tidak menepati janji untuk kembali membawa air kepada masyarakat. Hampir Satu hari menunggu sampai jam setengah Tujuh malam mobil tak kunjung datang. Kali ini Zainal, warga Kelurahan Kampung Kelawi Kota Bengkulu juga mengeluhkan permasalahan hampir sama. Sudah Lima hari ditempatnya tidak mendapatkan air dari PDAM.

“Ini benar-benar tidak nyaman, sangat menyusahkan masyarakat. Sebagai konsumen kami sangat kecewa.” protesnya Zainal, Senin (17/08/20).

Lanjut ia, dengan kekrisisan air ini sangat membuat masyarakat susah ditambah lagi air adalah kebutuhan pokok manusia diluar sandang, pangan dan papan, “Tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan, terutama kami yang merasakan dan hanya mengandalkan air dari PDAM,” keluhnya.

Baca juga: https://terpercaya-news.com/pdam-pancing-kemarahan-warga-kota-bengkulu/

Dalam persoalanan ini, ia berharap Walikota Bengkulu dapat turun tangan untuk menyelesaikan masalah, “Bila perlu segera mengganti Direktur PDAM!, barang kali tidak mampu bekerja dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, manajemen PDAM kota Bengkulu melalui pernyataan resminya yang dimuat pada laman Media Sosial Facebook menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan PDAM di wilayah dan sekitarnya.

“Pihak PDAM Kota Bengkulu menyatakan telah terjadi kebocoran pipa di jalan Irian Semarang, dan sedang dilakukan tahap perbaikan,”.

Sementara Direktur PDAM kota Bengkulu Sjobirin menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini terutama kepada pelanggan. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terganggu alirannya dikarenakan kami mengalami gangguan secara bergantian. Selama durasi gangguan tersebut kami terus berusaha mengatasi permasalahan dengan baik dan selama gangguan terjadi, kami lakukan droping air gratis agar pelanggan tetap memiliki persediaan air,” terangnya

Kerusakan ini dijelaskanya Diawali hari rabu dua minggu yang lalu setelah lebaran. “Kami melakukan perawatan flexible joint di IPA Nelas yang mengharuskan kami menghentikan produksi total beberapa jam,”

Kerusakan ini juga terjadi pada hari Jumat Dua hari berikutnya, flexible joint pecah sehingga kami harus berhenti produksi total dari siang hingga malam. Setelah IPA Nelas selesai, ada kerusakan pompa di IPA Surabaya hari senin yang penyelesaiannya hingga hari rabu siang,” ungkap Sobirin.

Lebih lanjut pipa PDAM kembali melakukan perbaikan di daerah Semarang, pipa DN 300 pecah. “Semua kendala kami hadapi dan berusaha mengatasinya dengan baik demi pelayanan kepada pelanggan,” tutur Sobirin. (Eef)

 

 

 

Pos terkait