Optimalisasikan lahan Pertanian, Pemerintah Kota Bengkulu Ajukan Bibit Padi dan Jagung

  • Whatsapp

Terpercayanews – Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu Syahrul Tamzie disambut hangat Direktorat Jendral Ketahanan Pangan DR. IR Suwandi M. SC di Kantor Kementrian Pertanian.

Dalam kunjunganya ini bertujuan menyampaikan rencana tentang optimalisasi lahan pertanian di Kota Bengkulu.

Pada kesempatan ini, Dirjen Tanaman Pangan Suwandi sangat antusias dan memberikan apresiasi kepada Walilota Bengkulu Helmi Hasan dalam menangani ketahanan pangan di Kota Bengkulu.

“Kehadiran Walikota Bengkulu Helmi Hasan saya berikan apresiasi. Beliau sangat berantusias dalam menangani ketahanan pangan di Kota Bengkulu dalam masa Covid-19 ini, dengan memaparkan suatu langkah optimalisasi lahan pertanian yang ada,” ungkap Suwandi.

Ditambahkannya, bahwa Dirjen Tanaman Pangan bersedia memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu saat optimalisasi lahan pertanian.

“Ini suatu langkah yang baik dengan rencana mengoptimalisasikan lahan pertanian. Untuk itu, dalam rangka mendukung dan antisipasi kerawanan pangan akibat covid-19, kami bersedia memberikan bantuan berupa benih jagung dan benih padi sebanyak 4500 kg nantinya,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengucapkan terimakasih atas respon baik dari pihak Dirjen Tanaman Pangan tersebut.

“Alhamdulillah, Dirjen Tanaman Pangan merespon baik niat kita guna mengoptimalisasikan lahan pertanian. Saya juga berharap nantinya ada perhatian khusus untuk Pemerintah Provinsi maupun Kota Bengkulu agar para petani dapat terbantu dengan pemanfaatan lahan-lahan pertanian serta mensejahterakan petani tersebut,” ujar Helmi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dispangtan Syahrul Tamzie akan menyiapkan langkah-langkah agar optimalisasi lahan pertanian terealisasikan.

“Ya, langkah kita akan segera melakukan CP (calon petani) dan CL (calon lokasi) di Kota Bengkulu dan nantinya data-data tersebut akan dikirimkan ke Kementerian,” tutup Syahrul. (003)

Pos terkait