Saat Jabat Bupati Bengkulu Utara, Muslihan DS Bantu Masyarakat Lepaskan Jeratan Hutang

Terpercayanews – Kunjungan dan Silaturahmi Calon Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 1 Muslihan Diding Soetrisno terus gencar dari desa ke desa. Kunjungan tersebut termasuk desa-desa petani yang dulunya pernah berjuang dalam pembebasan hutang petani pada proyek TCSSP pinjaman Asian Development Bank (ADB) yang gagal panen.

Proyek yang dikelola kementrian perkebunan sejak tahun 1992 tersebut dirasakan petani saat itu terlilit hutang puluhan juta rupiah. Ketua Serikat Tani Bengkulu (STAB) Hari Patono menceritakan sejarah hapusnya hutang petani TCSSP tersebut Berawal dari Perjuangan Petani TCSSP di Kecamatan Ketahun, Putri Hijau, Giri Mulya dan Padang Jaya yang mengadu kepada Bupati Bengkulu Utara yang saat itu dijabat oleh Muslihan Diding Soetrisno.

“Respon cepat Muslihan saat itu langsung turjun ke desa-desa dan mengunjungi kebun petani bersama dinas perkebunan untuk menyadap batang karet di kebun petani dan membuktikan secara langsung keluhan petani karet proyek TCSSP yang tidak menghasilkan getah,” tutur Tokoh masyarakat yang berasal dari Suka Makmur, Putri Hijau, Bengkulu Utara.

Cawagub Nomor Urut 1 Muslihan Diding Soetrisno saat bersilaturahmi di Kecamatan Ketahun, Hari Patono melanjutkan kesaksiannya. Ternyata hasil sadapan karet tangan Bupati Bengkulu Utara membuktikan memang pohon karet para petani tidak mengeluarkan getah tersebut membuat Muslihan marah serta membentuk Tim penyelesaian Hutang Petani proyek TCSSP karena Gagal Panen.

“Kami kelompok tani dari beberapa kecamatan diundang di kantor bupati, saat pembentukan Tim tersebut, pak Muslihan langsung menandatangani surat Penghentian sementara pembayaran kredit hutang petani Karet se Kabupaten Bengkulu Utara,” lanjut Hari Patono.

Pos terkait