Surat Rekomendasi DPP Partai Gerindra Untuk Agusrin Masih Perlu Divalidasi

  • Whatsapp
Foto: Twitter

Terpercayanews – Beredarnya surat Rekomendasi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu Periode 2020-2024 Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra di media sosial, dengan berisikan menyetujui dan merekomendasi atas nama Agusrin Maryono Najamudin, S.T sebagai bakal calon Gubernur Bengkulu dan berpasangan dengan Dr. Ir. H. Imron Rosyadi, MM.M.Si. DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu hingga saat ini belum menerima secara resmi surat Rekomendasi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut.

Seperti disampaikan Solihin Adnan, surat yang beredar tersebut masih perlu divalidasi kebenaranya.

“Kebenaranya belum kami bisa validasi, karena DPP belum menyampaikan secara resmi kepada kami,” disampaikan Bendahara DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu Solihin Adnan, Selasa, (11/08/20).

Setahu ia kertas yang digunakan DPP terutama untuk surat menyurat tidak bisa seperti surat yang beredar tersebut. “ Misalnya kop (surat) warna putih kekuningan dan berhologam,” sampainya.

Politisi yang sering di sapa Een ini menerangkan, DPP akan memangil pengurus daerah terhadap pasangan calon yang akan didukung partai Gerindra pada Pilkada nanti, Karena ini adalah keputusan yang penting.

“Partai Gerindra akan mempertimbangkan semua aspek (dalam mengusung calon). Kami akan melihat kepentingan–kepentingan rakyat serta melihat kapabilitas calon dan pertimbangan yang lain,” ungkapnya.

Sambungnya, dukungan form B.1 KWK akan disampaikan serentak dan langsung kepada pasangan calon dalam waktu dekat ini.

“Selain untuk Pilgub, juga untuk Delapan Pilkada tingkat Dua,” ucapnya

Sebelumnya, surat Rekomendasi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu periode 2020-2024 yang beredar ini langsung diteken oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Jendral Ahmad Muzani.

Sebelumnya artikel ini sudah terbit di: Kabarraflesia.com dengan judul “Surat Rekom Untuk Agusrin Masih Perlu Divalidasi”

Pos terkait