UMB Menyatakan Siap Berkolaborasi Dengan Pemkot Mengatasi Sampah

  • Whatsapp

TERPERCAYANEWS.com – Menurut Dr. Sakroni, M.Pd, persoalan sampah memamg bukan hanya urusan dan kepentingan Pemerintah Kota Bengkulu saja, namun merupakan urusan dan kepentingan seluruh masyarakat di Kota Bengkulu.

Maka dari itu Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) siap bekerjasama dan kolaborasi denga Pemerintah Kota Bengkulu untuk sama-sama mengatasi persoalan sampah, dimana para mahasiswa UMB akan diperbantukan dalam hal mengedukasi masyarakat.

Ini disampaikannya saat rakor bersama Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kamis 1 Januari 2021 yang sengaja datang ke kampus 1 UMB bersama TP2KB. Dalam rakor itu membahas kerjasama dalam hal pengolahan sampah.

“Mudah-mudahan ke depan kerjasama UMB dengan Pemkot Bengkulu semakin erat. Kita saling bantu. Sebelumnya kami mendapat bantuan kendaraan dari pemkot. Nah sekarang soal sampah, kita siap kerjasama karena sampah ini adalah kewajiban dan kepentingan kita bersama,” ujarnya.

Baca juga : https://terpercaya-news.com/bangun-sinergitas-pemkot-dan-kampus-unib-komitmen-tanggulangi-sampah-di-kota-bengkulu/

Nanti tindaklanjut dari rakor ini akan dibuat kerjasama tentang kesepakatan pemerintah Kota Bengkulu dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan mengangkat tema “Merdeka Belajar, Merdeka Sampah”. Kerjasama nantinya akan ditandatangani langsung oleh walikota Bengkulu.

Dedy yang juga didampingi kepala Bapelitbang, Kepala Dinas Perkim, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup pada kesempatan itu mengatakan bahwa persoalan sampah harus dikampanyekan secara besar. Menurutnya semua pihak perlu ikut andil. Sebab sampah tidak bisa hanya mengandalkan dinas Perkim dan Lingkungan Hidup saja.

“Saya atas nama Pemkot Bengkulu mohon bantuan UMB bagaimana dengan pengolahan sampah di Kota Bengkulu. Karena di Kota Bengkulu ini menghasilkan 774 m3 sampah per hari. Kalau kita tidak melakukan terobosan soal sampah, setiap tahun kami harus membeli lahan baru untuk sampah,” ungkap Dedy.

Menurut Dedy, dampak banjir juga dikarenakan sampah. Beberapa sampah yang banyak ditemui seperti di pintu air Tanjung Jaya, Tanjung Agung, Rawa Makmur, Pasir Putih, Taman Berkas, Pantai Zakat, Simpang Lempuing dan lainnya.

Beberapa sosusinya yakni menerapkan upaya 3 R yakni Reduce, Reuse, Recycle. Kemudian memberdayakan mahasiswa UMB yang melakukan KKN tematik dan lainnya.

Baca juga : https://terpercaya-news.com/libatkan-kampus-unived-atasi-masalah-sampah-pemerintah-kota-bengkulu-akan-bikin-kerjasama/

Pos terkait